Tidak Mau Mengabdi pada Trump, Dubes AS untuk Panama Mundur dari Jabatannya
Tidak Mau Mengabdi pada Trump, Dubes AS untuk Panama Mundur dari Jabatannya
Duta Besar Amerika Serikat di Panama, John Feeley, mengundurkan diri dengan alasan tidak lagi bisa mengabdi pada Presiden Donald Trump.
Feeley merupakan seorang diplomat senior dan mantan pilot helikopter angkatan laut itu telah memberitahukan rencana pengunduran dirinya kepada Departemen Luar Negeri AS pada 27 Desember 2017 lalu.
Sebagai seorang staf luar negeri, saya sudah menandatangani sumpah untuk setia melayani presiden dan pemerintahannya tanpa berpolitik, bahkan meski saya tidak setuju dengan semua kebijakan-kebijakan tertentu, ujar Feeley dalam isi surat pengunduran dirinya.
Para instruktur saya sudah menjelaskan kalau saya tidak melakukannya maka menjadi suatu kehormatan bagi saya untuk mengundurkan diri. Sekaranglah saatnya, ucapnya.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengiyakan bahwa Duta Besar Feeley sudah mundur dari jabatannya.
Juru bicara itu mengaku bahwa Feeley sudah memberi tahun Gedung Putih, Departemen Luar Negeri dan Pemerintah Panama soal keputusannya untuk mengundurkan diri karena alasan pribadi, terhitung dari tanggal 9 Maret 2018.
Wakil Menteri Luar Negeri Steve Goldtein mengatakan pengunduran diri Feeley tidak ada hubungannya dengan penggunaan kata shithote atau lubang kotoran oleh Donald Trump.
Presiden Amerika Serikat itu dalam suatu pertemuan pada Kamis diduga mengucapkan shithole dalam menyebut Haiti dan negara-negara Afrika. Donald Trump sendiri membantah menggunakan kata tersebut.
Goldstein mengaku dia sudah mengetahui rencana pengunduran diri Feeley, sebelum Trump mengucapkan kalimat itu untuk mengatakan negara-negara asal imigran ilegal.
Jika seorang duta besar merasa sudah tidak bisa lagi menjalankan tugasnya, maka beliau sudah harus membuat keputusan yang tepat dan kami menghormati itu, ujar Goldstein.

Post a Comment