Header Ads

Dokumen Bin Laden yang Dipublikasikan CIA: Film Hollywood Hingga ISIS


Dokumen Bin Laden yang Dipublikasikan CIA: Film Hollywood Hingga ISIS

Osama Bin Laden dikabarkan telah menyuruh anaknya, Hamza, untuk menjadi penerusnya di Al Qaida.

Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) telah membuka 470.000 dokumen yang disita dalam operasi militer di Pakistan untuk menangkap pemimpin Al Qaida, Osama Bin Laden yang akhirnya tewas dalam aksi penyergapan pada 2011 lalu.

Beberapa dokumen yang disita dan baru saja dipublikasikan adalah catatan harian Osama Bin Laden, berbagai dokumen, rekaman suara dan rekaman video.

Ada juga beberapa barang seperti komputer yang disita, pihak CIA menemukan berbagai film hollywood, film kartun anak-anak seperti Antz dan juga film dokumenter tentang dirinya sendiri.

Puing helikopter terlihat di lingkungan rumah yang menjadi markas Osama, Pakistan, sampai dia tewas dalam operasi militer AS. Ada juga video yang menunjukkan putra pertamanya, Hamza, dalam acara pernikahannya.

Rekaman video itu tentang anaknya Hamza, remaja yang dikabarkan akan menjadi penerus Osama Bin Laden, sangat jarang muncul di publik. Hamza Bin Laden diperkirakan saat ini berusia 20 tahun tetapi keberadaannya tidak diketahui.

CIA sudah empat kali membuka arsip tentang pemimpin Al Qaeda yang ditemukan di rumah persembunyiannya di Abbottabad, Pakistan 2 Mei 2011.

Tewasnya Osama Bin Laden mengakhiri pencarian hampir 10 tahun bagi yang dipercaya dibalik serangan besar di Amerika Serikat pada tanggal 11 September 2001 itu.

Sebagian arsip tidak dipublikasikan karena dianggap bisa membahayakan keamanan nasional.

Dipublikasikan beberapa dokumen milik Al Qaeda, rekaman video, foto, audio dan material-material lainnya untuk memberikan kesempatan kepada warga AS untuk mendapatkan wawasan tentang rencana dan tata kerja kelompok teroris ini, ucap Direktur CIA, Mike Pompeo.

Departemen Pertahanan AS menyatakan, Osama Bin Laden berusaha untuk memperbaiki citra dirinya lewat video-video yang dirilisnya. Dituliskan dalam dokumen-dokumen ini, memberikan wawasan asal muasal keretakan yang terjadi antara Al-Qaeda dan kelompok radikal yang menanamkan diri mereka dengan nama Negara Islam (ISIS) dan juga perbedaan strategi, doktrin dan perbedaan pandangan keagamaan di Al Qaeda dan sekutu-sekutunya.

Dalam arsip itu juga, terungkap bahwa kekayaan Osama Bin Laden mencapai US$ 29 juta atau Rp 392 miliar seperti dalam surat wasiatnya.
Diberdayakan oleh Blogger.