Penyerangan di Gereja Texas Bernama Devin Patrick Kelley, Bekas Tentara
Penyerangan di Gereja Texas Bernama Devin Patrick Kelley, Bekas Tentara
Pelaku penyerangan brutal yang dilakukan disebuah gereja di Texas, Amerika Serikat (AS) diidentifikasi sebagai Devin Patrick Kelley (26). Pelaku akhirnya tewas ini diketahui pernah bergabung dengan Angkatan Udara AS.
Seperti yang dilaporkan media Reuters dan CNN, Pelaku diyakini melakukan aksi kejamnya seorang diri dengan memakai rompi anti peluru dan membawa senapan serbu jenis ruger, Minggu (5/11).
Kelley menyerang secara brutal di sekitar dan di dalam gereja First Baptist Church di Sutherland Springs yang terletak di Wilson County berjarak 65 kilometer dari kota San Antonio, Texas.
Sekitar 26 korban yang tewas dan 20 lainnya luka-luka dalam penyerangan itu. Dalam kejadian ini terdiri dari anak-anak berumur 5 tahun hingga lanjut usia 72 tahun. Di antara para koban yang tewas terdapat seorang remaja berusia 14 tahun yang merupakan putri dari Pendeta Frank Pomeroy.
Kita berhadapan langsung dengan seseorang yang keji. Insiden itu diperburuk dengan fakta bahwa penyerangan itu terjadi di dalam sebuah gereja, sebuah tempat ibadah yang menjadi tempat kematian orang-orang yang tewas, ucap Gubernur Texas, Greg Abbott.
Pelaku menyerang dengan tembakan dari luar hingga masuk ke dalam gereja. Ketika pelaku keluar dari gereja, seorang warga mengambil senjata dan berusaha untuk melumpuhkan pelaku. Pelaku langsung melarikan diri dan senjata yang dibawanya ditinggalkan begitu saja. Warga tersebut tetap mengikuti pelaku yang melarikan diri dengan kendaraannya.
Saat kepolisian didatangkan, kendaraan yang dikemudikan pelaku terlibat tabrakan dekat perbatasan Guadalupe County. Pelaku ditemukan tidak bernyawa di dalam kendaraannya. Beberapa senjata api yang ditemukan di dalam kendaraan tersebut, tidak diketahui secara pasti apakah pelaku tewas bunuh diri atau terkena tembakan oleh warga setempat yang menembakinya di luar gereja.
Pemerintah setempat belum merilis secara resmi identitas dari pelaku penembakan brutal ini. Akan tetapi, menurut sejumlah dia AS, pelaku penyerangan yang bernama Devin Patrick Kelley, seorang pria berusia 26 tahun berkulit putih.
Menurut juru bicara Angkatan Udara AS, ann Stefanek, pelaku sebelumnya pernah menjadi seorang anggota di angkatan Udara AS atau US Air Force. Kelley sebelumnya menduduki posisi logistik di Pangkalan Udara Holloman di New Mexico dari tahun 2010 hingga dia dipecat.

Post a Comment