Peresmian Tol Becakayu
Peresmian Tol Becakayu
Dengan mengucap bismillahirahmanirahim, saya resmikan jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) seksi 1B dan 1C, Cipinang-Jakasampurna," ucap Presiden Joko Widodo dilanjutkan dengan menekan tombol bersama di tengah ruas tol baru tersebut, Jumat 3 November 2017.
Usai peresmian, Jokowi menyebutkan, masyarakat sudah bisa menjajal Tol Becakayu pada Sabtu 4 November 2017. Presiden berharap peresmian tol yang berada di sepanjang Kalimalang ini dapat mengurangi kemacetan di Ibu Kota.
"Mulai besok, Becakayu sudah bisa dipakai yang panjangnya 8 kilometer. Paling tidak ini mengurai kemacetan yang telah bertahun-tahun ada, dan kita tahu bahwa jalan Tol Becakayu ini sudah berhenti 21 tahun. Karena SPK (Surat Perintah Kerja) itu sudah diberikan tahun 1996," kata dia.
Jokowi menyatakan proyek tol ini akan segera dirampungkan hingga ke Tambun, Bekasi. "Akan diteruskan ke Tambun. Ya, sudah diteruskan sehingga akses dari Jakarta-Bekasi semakin lancar," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Usai berbicara di depan awak media, Jokowi menjajal Tol Becakayu sepanjang 8,26 kilometer itu menumpangi Land Rover keluaran 1989 berpelat nomor R1 1.
Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan rompi merah itu didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat(PUPR) Basuki Hadimuljono serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Hadir juga pada kesempatan ini, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendy, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis.
Selama tahap sosialisasi dan ujicoba serta menunggu keputusan dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), masyarakat tidak dikenai biaya alias gratis selama dua pekan.
"Besok pukul 09.00 WIB sudah bisa dilalui, untuk sementara kita gratiskan. Mungkin akan gratis 2-3 minggu, nunggu BPJT," kata Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk M Choliq saat pada kesempatan yang sama.
Terkait tarif Tol Becakayu, Choliq belum dapat menyebutkan berapa besarannya, karena masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Menteri PUPR.
Namun, Choliq memberi ancer-ancer untuk Tol Cipinang-Jakasampurna ini akan berada di atas Rp 10 ribu untuk Golongan 1.
"Tapi pastinya nanti menunggu keputusan yang sampai saat ini masih dirumuskan di BPTJ," tegasnya.
Tol Becakayu dibangun dan dioperasikan PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM). Sementara, saham KKDM ini dimiliki PT Waskita Toll Road sebesar 98,97 persen dan PT Jasa Marga Tbk sebesar 1,03 persen.
Proyek Tol Becakayu terdiri dari dua seksi, yaitu Seksi I (Kasablanka-Jaka Sampurna) dan Seksi II (Jaka Sampurna-Duren Jaya). Panjang Seksi I adalah 11,9 kilometer, dan Seksi II 10,04 kilometer. Total panjang tol ini 23,8 kilometer itu rencananya bisa beroperasi penuh pada 2019.
Adapun total investasi di tol Becakayu mencapai Rp 7,2 triliun, dan badan usaha pengelolanya adalah PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM).
PT KKDM sendiri telah menandatangani Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) pada 16 Desember 2011, dengan masa konsesi untuk pengusahaan jalan Tol Becakayu selama 45 tahun.
Usai peresmian, Jokowi menyebutkan, masyarakat sudah bisa menjajal Tol Becakayu pada Sabtu 4 November 2017. Presiden berharap peresmian tol yang berada di sepanjang Kalimalang ini dapat mengurangi kemacetan di Ibu Kota.
"Mulai besok, Becakayu sudah bisa dipakai yang panjangnya 8 kilometer. Paling tidak ini mengurai kemacetan yang telah bertahun-tahun ada, dan kita tahu bahwa jalan Tol Becakayu ini sudah berhenti 21 tahun. Karena SPK (Surat Perintah Kerja) itu sudah diberikan tahun 1996," kata dia.
Jokowi menyatakan proyek tol ini akan segera dirampungkan hingga ke Tambun, Bekasi. "Akan diteruskan ke Tambun. Ya, sudah diteruskan sehingga akses dari Jakarta-Bekasi semakin lancar," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Usai berbicara di depan awak media, Jokowi menjajal Tol Becakayu sepanjang 8,26 kilometer itu menumpangi Land Rover keluaran 1989 berpelat nomor R1 1.
Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan rompi merah itu didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat(PUPR) Basuki Hadimuljono serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Hadir juga pada kesempatan ini, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendy, dan Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis.
Selama tahap sosialisasi dan ujicoba serta menunggu keputusan dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), masyarakat tidak dikenai biaya alias gratis selama dua pekan.
"Besok pukul 09.00 WIB sudah bisa dilalui, untuk sementara kita gratiskan. Mungkin akan gratis 2-3 minggu, nunggu BPJT," kata Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk M Choliq saat pada kesempatan yang sama.
Terkait tarif Tol Becakayu, Choliq belum dapat menyebutkan berapa besarannya, karena masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Menteri PUPR.
Namun, Choliq memberi ancer-ancer untuk Tol Cipinang-Jakasampurna ini akan berada di atas Rp 10 ribu untuk Golongan 1.
"Tapi pastinya nanti menunggu keputusan yang sampai saat ini masih dirumuskan di BPTJ," tegasnya.
Tol Becakayu dibangun dan dioperasikan PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM). Sementara, saham KKDM ini dimiliki PT Waskita Toll Road sebesar 98,97 persen dan PT Jasa Marga Tbk sebesar 1,03 persen.
Proyek Tol Becakayu terdiri dari dua seksi, yaitu Seksi I (Kasablanka-Jaka Sampurna) dan Seksi II (Jaka Sampurna-Duren Jaya). Panjang Seksi I adalah 11,9 kilometer, dan Seksi II 10,04 kilometer. Total panjang tol ini 23,8 kilometer itu rencananya bisa beroperasi penuh pada 2019.
Adapun total investasi di tol Becakayu mencapai Rp 7,2 triliun, dan badan usaha pengelolanya adalah PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM).
PT KKDM sendiri telah menandatangani Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) pada 16 Desember 2011, dengan masa konsesi untuk pengusahaan jalan Tol Becakayu selama 45 tahun.

Post a Comment