AS: Kim Jong Un Memohon untuk Perang Dunia
AS: Kim Jong Un Memohon untuk Perang Dunia
Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan agar Korea Utara (Korut) dijatuhi hukuman berat usai uji coba rudal balistiknya. AS melihat pemimpin negeri komunis, Kim Jong Un, sama saja memohon agar terjadi perang di Semenanjung Korea dengan menggelar uji coba nuklir.
Dubes AS untuk PBB, Nikki Haley mengatakan kepada 15 negara anggota Dewan Keamanan PBB untuk memberlakukan hukuman yang paling berat untuk menahan tujuan senjata rudal balistik bertenaga nuklir itu.
Menurut Haley, negara-negara yang memiliki kekuatan nuklir di dunia ini memahami tanggung jawab masing-masing. Akan tetapi Kim Jong Un tidak menunjukkan pemahaman sama sekali soal kekuatan nuklir.
Penggunaan senjata nuklir yang sesuka hati dan ancaman nuklirnya telah menunjukkan bahwa dia memohon untuk berperang, ucap Haley.
Perang tidak akan pernah menjadi hal yang diinginkan Amerika Serikat. Kami tidak menginginkannya sekarang. Tapi kesabaran negara kami bukan hanya sebatas. Kami akan membela sekutu kami dan wilayah kami, ucapnya.
Menurut Haley, AS akan mengedarkan draf resolusi baru, degan bertujuan untuk mendapatkan persetujuan seluruh negara anggota Dewan Keamanan PBB. Dikatakan Haley, AS juga akan menargetkan negara-negara yang melakukan perdagangan dengan Korut, dalam langkah untuk menyindir China.
Amerika Serikat akan melihat negara mana yang melakukan bisnis dengan Korea Utara sebagai negara yang memberikan bantuan pada ambisi Korut, pertaruhannya tidak bisa lebih tinggi, sambungnya.
Hanya hukuman yang paling sadis yang bisa menyelesaikan masalah diplomasi ini. Kita telah cukup mala menunda keputusan ini, tidak ada lagi jalan keluar, tegas Haley.
Korut telah sukses meluncurkan ujicoba rudal nuklir bertenaga hidrogen Minggu (3/9). Korut juga menyebut ujicoba tersebut menjadi langkah penting dalam melengkapi kekuatan nuklir negeri komunis itu.

Post a Comment