Header Ads

Pernyataan Dubes AS untuk PBB Membuat Korut Marah


http://www.mastercasino88.com/mastercasino88/register.jsp

 Pernyataan Dubes AS untuk PBB Membuat Korut Marah

Korea Utara kesal dan merespons keras dengan pernyataan seorang Dubes Amerika Serikat yang mengatakan Korut memohon untuk perang, dengan kembali melakukan ujicoba rudal balistik beberapa waktu lalu. Korut kembali mengingatkan bahwa Amerika Serikat akan membayar mahal atas ucapan tersebut.

Hal itu disampaikan oleh kantor berita resmi Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA) yang mengomentari pernyataan Dubes AS untuk PBB Nikki Haley beberapa waktu lalu.

Otoritas Amerika Serikat harus bertanggung jawab untuk ucapan pedas tersebut, demikian tulis kantor berita KCNA.

Sebelumnya pada Selasa (5/9) lalu, Dubes Haley mengatakan pemimpin rezil komunis, Kim Jong Un, sama saja memohon untuk berperang di Semenanjung Korea dengan kembali melakukan peluncuran ujicoba rudal balistik pada 3 September lalu. Haley juga mengatakan kepada 15 negara anggota Dewan Keamanan PBB untuk melakukan sanksi tegas dan keras untuk menangkal ambisi senjata nuklir Kim Jong Un itu.

Dikatakan Haley, negara-negara yang memiliki senjata nuklir di dunia ini memahami tangung jawab masing-masing. Akan tetapi, Kim Jong Un tidak menunjukkan pemahaman sama sekali soal kekuatan nuklir tersebut.

Peluncuran senjata yang semena-mena dan ancaman nuklirnya menunjukkan bahwa Kim Jong Un sedang memohon untuk berperang, ucap Haley. Perang tidak akan pernah menjadi hal yang diinginkan oleh Amerika Serikat. Kami tidak menginginkannya sekarang. Tapi kesabaran negara kami bukan tidak terbatas. Kami akan selalu membela sekutu dan wilayah negara kami, ucapnya.

Sebelumnya, Kim Jong Un telah menyatakan bahwa dirinya tidak akan bersedia untuk berdialog, kecuali pihak Amerika Serikat menghentikan kebijakan-kebijakan permusuhannya. Bahkan pemimpin Korut tersebut mengancam akan melakukan pembalasan yang sangat kejam jika ada sanksi-sanksi baru terhadap negaranya.


Diberdayakan oleh Blogger.