Pinjamkan KTP Kakaknya, MT Tahu Akbar Bunuh Istrinya sendiri
Pinjamkan KTP Kakaknya, MT Tahu Akbar Bunuh Istrinya sendiri
Pelaku pembunuhan pegawai BNN, Mochammad Akbar (38) telah mengaku ke kakaknya MT. Kendati begitu, MT tetap meminjamkan KTP miliknya agar Akbar bisa membeli tiket pesawat untuk kabur ke Batam.
Itu pengakuan dari pelaku, ucap Kasat Reskrim Polres bogor AKP Bimantoro.
Menurut bimantoro, MT juga telah membenarkan pernyataan atas peminjaman KTP agar pelaku bisa membeli tiket pesawat. Padahal saat itu MT sudah tahu kalau pelaku telah membunuh Indria.
Terkait tidak ada kerja sama antara MT dan pelaku untuk melarikan diri dari polisi, saat ini polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut. Polisi juga masih akan menjadwalkan pemeriksaan terhadap MT.
Kami akan dalami lagi dan akan melakukan pemanggilan kembali. Kami akan cross check dengan barang bukti yang ada. Sementara itu jalani dulu. MT itu kita jadikan saksi. Nanti kita cek dengan data yang kita dapat, ungkap Bimantoro.
MT yang diduga merupakan orang terakhir yang bertemu dengan Mochamad Akbar sebelum terbang ke Batam. Selain mengelabui petugas Bandara Halim Perdanakusum, Akbar juga membeli tiket pesawat menggunakan KTP kakaknya MT.
Sebelum diberitakan, Akbar menembak Indria hingga tewas pada 1 September 2017 di kontrakannya di Cijeruk Bogor. Tembakan itu mengenai bagian belakang Indria. Sekitar 30 menit sebelum jasad Indria ditemukan, Akbar terlihat meninggalkan rumah kontrakan tersebut.
Pelarian Akbar hanya sebentar. Minggu 3 September, Akbar ditangkap di Batam, Kepulauan Riau.

Post a Comment