Pemeriksaan Polisi Ungkap Perampokan Siang Bolong di SPBU
Perampokan yang terjadi telah menewaskan satu orang korban yang bernama Davidson Tantono, kejadian terjadi di SPBU di Cengkareng, Jakarta Barat. Pelaku diduga berjumlah 4 orang itu merampok uang Rp 300 juta dari korban.
Polisi menduga pelaku telah mengikuti korban dari bank saat korban mengambil uang untuk pembayaran nasabah. Ban mobil korban yang dibuat kempis oleh pelaku.
Usai kejadian tersebut, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga berusaha mencari keterangan dari saksi dan mencari alat bukti yang mendukung untuk pengungkapan kasus perampokan di siang hari ini.
CCTV di SPBU juga telah diperiksa oleh polisi, akan tetapi ternyata alat tersebut tidak berfungsi. Polisi terus mencari keterangan-keterangan lain mengenai perampok yang menggunakan dua sepeda motor itu.
Hingga saat ini ada sekitar lima orang yang telah diperiksa oleh polisi. Namun identitas dari keempat pelaku masih belum bisa dikenali.
Saat ini masih belum diketahui, sudah lima orang yang dimintai keterangan, ucap Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Andi Adnan.
Dari pentunjuk yang didapat mempermudah pengungkapan pun belum didapatkan. Polisi juga menyatakan kasus kejahatan yang menewaskan korban ini adalah perampokan murni.
Ini murni kejahatannya perampokan, ucap Andi.
Davidson tewas ditempat setelah ditembak oleh 4 orang perampok di depan SPBU Jembatan Gantung, Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, pukul 13.30 WIB. Korban ditembak dari jarak 1 meter.
Saat ini jenazah Davidson yang sebelumnya di RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur, sudah dibawa pihak keluarga pada Jumat malam. Salah seorang kerabat Davidson, Ardi, mengatakan jenazah dibawa ke rumah duka Heaven, Pluit.

Post a Comment