Header Ads

Dukung Trump, Saudi Tawarkan Abu Dis Menjadi Ibu Kota Palestina


Dukung Trump, Saudi Tawarkan Abu Dis Menjadi Ibu Kota Palestina

Negara Arab Saudi dilaporkan akan mengajukan prakarsa perdamaian Israel-Palestina dengan menawarkan wilayah Abu Dis, sebuah kota dekat Yerusalem Timur, untuk dijadikan sebagai Ibu Kota Palestina. Menurut kabar, prakarsa itu terlihat sebagai alternatif jika Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Berdasarkan persetujuan Oslo, Abu Dis dikategorikan sebagai wilayah B yang dikelola bersama Israel dan pemerintah Palestina.

Bulan lalu, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mengajukan proposal saat kunjungan Presiden Palestina Mahmoud Abbas ke Riyadh.

Namun Arab Saudi menampik isu miring tersebut.

Menurut proposal itu, Arab Saudi akan mendapatkan wilayah yang bersebelahan di Jalur Gaza dan Tepi Barat dimana mereka memiliki kedaulatan parsial. Sedangkan untuk pemukiman Israel di Tepi Barat tetap dipertahankan.

Proposal itu tidak memberikan hak bagi pengungsi Palestina dan keturunannya yang tinggal di negara lain untuk kembali ke Israel.

Arab Saudi memberikan waktu dua bulan bagi Abbas untuk menanggapi tawaran itu.

Akan tetapi, Presiden Mahmoud Abbas kelihatannya menolak hal tersebut dan menyatakan bahwa Yerusalem adalah ibu kota resmi Palestina.

Selama pembicaraan, pejabat Palestina terlihat emosi dan bahkan mengatakan tim kushner sebagai penasihat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Pada Oktober lalu, Kusher melakukan kunjungan ke Arab Saudi sebelum pergi ke Israel untuk membahas masalah perdamaian di Timur Tengah. Sebulan kemudian Presiden Mahmoud Abbas tiba di Arab Saudi dan bertemu dengan Raja Salman dan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.

Para pejabat Eropa, Arab dan Palestina yang mendengar pembicaraan Abbas di Riyadh menyatakan Putra Mahkota Mohammed bin Salman menawarkan 1 wilayah di Tepi Barat di mana Palestina memiliki
Diberdayakan oleh Blogger.