Kekhawatiran Guardiola di Balik Performa Manchester City
Kekhawatiran Guardiola di Balik Performa Manchester City
Manchester City tampil dengan hebat di awal musim 2017 akan tetapi pelatih Pep Guardiola tetap takut dengan tim yang dia miliki.
The Citizens baru saja membawa satu kekalahan di musim ini, yaitu ketika kalah saat bertandang ke markas Shakhtar Donetsk, dalam pertadingan yang mereka jalani. Pertandingan itu sendiri sudah tidak menentukan nasib Citizens karena mereka sudah lolos sebagai juara grup.
Di luar kekalahan dari Shakhtar, City bermain dengna sangat bagus. Mereka hanya bermain seri satu kali dari Everton di awal musim. Setelah itu, City sukses besar memenangkan 21 laga lainnya.
Hail yang membuat Manchester City yang menduduki posisi puncak klasemen di Liga Premier Inggris dengan selisih 11 poin dari Manchester United dan masih bertahan di tiga liga lainnya seperti, Piala Liga, Piala FA dan Liga Champions.
Di balik kesuksesan City, Pep Guardiola melihat timnya masih membutuhkan pemain di posisi belakang. Saat ini Benjamin Mendy dan John Stones mengalami cedera dan Guardiola mulai berpikir untuk mencari pemain baru di bursa transfer Januari.
Kami memikirkan hal tersebut. Di posisi belakang, kami hanya memiliki sedikit pemain. Mungkin kami akan mencapi pemain bek untuk menutupi masalah cedera yang dialami oleh Vincent Kompany.
Kami menjalani semua pertandingan dan saat ini John Stones tidak bisa bermain selama lima minggu. Kami benar-benar dalam masalah besar, ujar Guardiola.
Kami akan melihat apa yang akan terjadi nantinya. Kami tidak bisa memberikan jaminan apapun, tapi yang pastinya kami sudah memikirkan hal tentang pemain baru, ungkap Guardiola.
Pep Guardiola akan memimpin Manchester City bertandang ke markas Swansea City. Saat ini Swansea berstatus sebagai juru kunci klasemen dengan raihan 12 poin.

Post a Comment