Trump Sindir Clinton, Bush dan Obama Soal Ibu Kota Israel
Trump Sindir Clinton, Bush dan Obama Soal Ibu Kota Israel
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengomentari para pemimpin terdahulunya soal Yerusalem. Tiga presiden AS sebelumnya, Bill Clinton, George W Bush dan Barack Obama dikatakan Trump tidak pernah menepati janji soal pemindahan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem.
Saya sudah memenuhi janji kampanye saya, tulis Trump di akun medsosnya, @realDonaldTrump, Sabtu (9/12).
Postingan itu disertai dengan kompilasi video yang mengatakan Clinton, Bush dan Obama saat mengucapkan janji-janji kampanye terkait Yerusalem. Dalam video itu, Clinton dan Bush semasa kampanye memang mengatakan akan mewujudkan pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. Akan tetapi keduanya berubah pikiran saat menjabat sebagai Presiden AS.
Segera setelah saya menjabat sebagai Presiden AS, saya akan memilai proses pemindahan Kedutaan Besar AS ke kota yang telah di pilih oleh Israel sebagai ibu kotanya, ucap Bush dalam pidato kampanyenya tahun 2000.
Sedangkan Barack Obama tidak pernah secara langsung berjanji untuk memindahkan Kedubes AS ke Yerusalem. Tapi dalam video tersebut, terlihat sangat jelas, Obama mengatakan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Saat mengumumkan pengakuan secara resmi Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan akan memindahkan Kedubes AS ke Kota Suci itu. Dalam pidatonya, Donald Trump menyinggung kurangnya keberanian dari para pendahulunya untuk meneti janji kampanyenya.
Keputusan mutlak ini memicu kecaman keras di internasional. Namun Trump sama sekali tidak menanggapi hal itu di akun Twitternya, yang sering dia lakukan adalah mengomentari berbagai isu. Kicauan Trump lainnya yang membahas isu politik dalam negeri AS.

Post a Comment