Balas Serangan dari Gaza, Serangan Udara Israel Lukai 25 Orang
Dilaporkan oleh militer Israel, serangan itu jatuh di dalam kawasan kota Sderot, Jumat (8/12) malam waktu setempat. Radio publik melaporkan serangan itu gagal meledak dan tidak membuat korban jiwa.
Dalam pernyataannya, pihak Ambulans Nasional Israel menyatakan paramedis sedang merawat seorang wanita berusia 50 tahun yang terkena shock akibat serangan brutal itu.
Serangan roket itu merupakan serangan ketiga sepanjang Jumat (8/12) dan terjadinya serangan kedua itu sejak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Rabu (6/12). Keputusan itu membuat protes keras di Palestina termasuk Gaza.
Serangan-serangan dari Gaza itu, militer Israel membalas serangan udara yang dikatakan sudah diarahkan ke dua target. Menanggapi sejumlah jentara yang ditembakkan ke Israel melalui Gaza, Angkatan Udara Israel menargetkan kamp pelatihan Hamas dan gudang senjata di Jalur Gaza, demikian pernyataan dari militer Israel.
pihak otoritas Gaza mengatakan terjadi dua serangan udara yang berada di dalam wilayah Beit Lahiya, Gaza bagian utara dekat perbatasan Israel.
Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan sekitar 25 orang luka-luka akibat serangan udara Israel. Terdiri dari enam anak-anak. Saksi mata mengatakan kebanyakan korban luka merupakan warga sipil yang tertinggal di gedung kamp pelatihan Hamas.
Kelompok yang menyebut dirinya Brigade Salahedin itu menyatakan bertanggung jawab atas serangan udara itu. Akan tetapi militer Israel mengatakan Hamas yang bertanggung jawab atas semua serangan udara yang berasal dari Gaza yang dikuasainya.
Sebelum terjadi serangan di wilayah Israel pada Jumat (8/12) malam. Serangan lainnya juga melanda Israel pada KAmis (7/12). Sebuah proyektil yang ditembakkan dari Gaza jatuh dikawasan Israel bagian selatan. Israel membalasnya dengan serangan udara dari pesawat tempur dan dari tank militer mereka. PEjabat keamanan Palestina di Gaza mengatakan serangan balasan Israel pada Kamis (7/12) itu mengenai dua pos jaga Hamas.

Post a Comment