Korut Tolak Tawaran Dialog Korsel
Otoritas Korea Utara (Korut) telah menolak tawaran dialog dari Korea Selatan (Korsel). Penolakan itu disampaikan saat pertemuan langkah antara menteri luar negeri kedua negara.
Pertemuan tersebut terjadi di sela-sela ASEAN Regiongal Forum yang digelar di Manila, Filipina.
Menurut laporan media Korsel, Senin (7/8), Menteri Luar Negeri Korsel Kang Kyung Wha telah berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri Korut Ri Yong Ho menjelang makan malam pada Minggu (6/8). Kang juga mendesak RI untuk menerima tawaran Korsel untuk melakukan pembicaraan militer untuk meredakan ketegangan di Semenanjung Korea, dan juga menggelar dialog mengenai putaran baru bagi para keluarga yang terpisah.
Tapi RI menolaknya, mengingat situasi yang sama, Korsel bergabung dengan AS untuk meningkatkan tekanan terhadap Korut, tawaran tersebut tidak tulus, ucap seorang pejabat Korsel.
Dikabarkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Kang juga menekankan ketulusan dari Korsel dan kembali mengajak Korut untuk bersedia melakukan pembicaraan.
Pertemuan tersebut terjadi saat Presiden Korsel Moon Jae In menyerukan resolusi damai untuk ketegangan di Semenanjung Korea. Ajakan tersebut disampaikan Moon dalam dialog percakapan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Pertemuan itu adalah pertama kalinya pejabat tingkat tinggi dari kedua Kroea bertemu sejak Moon menyerukan pendekatan dengan Korut serta sanksi-sanksi untuk membawanya ke perundingan.
Pertemuan itu terjadi sehari setelah Dewan Keamanan PBB mengeluarkan sanksi-sanksi yang berat terhadap Korut, terkait uji coba rudal nuklir antarbenua yang diklaim berhasil.

Post a Comment