Header Ads

Hukuman Berat dari PBB, Ini yang Tidak Boleh Dilakukan Korut


http://www.mastercasino88.com/mastercasino88/index.jsp

Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa telah menjatuhkan hukuman besat terhadap negeri komunis itu. Negara yang dipimpin oleh Kim Jong Un itu kena sanksi berat karena terus menguji coba rudal nuklir antarbenua.

Keputusan sanksi terhadap Pyongyang itu disetujui oleh semuanya, termasuk China dan Rusia.

Pihak Amerika Serikat (AS), negara pengusul sanksi berat dalam catatan resolusi, sebelumnya telah bernegosiasi dengan China. Negosiasi itu dilakukan tidak lama setelah Korut meluncurkan rudal nuklir antarbenua pada 4 Juli, diikuti percobaan selanjutnya pada 28 Juli.

Apa saja hukuman yang tidak bisa dilakukan oleh Korea Utara setelah dijatuhi hukuman berat?

1. Dilarang ekspor
Sanksi berupa embargo ini melarang Korut untuk mengekspor komoditas hasil tambangna. Barang dari Korea Utara yang akan diberhentikan untuk ekspor adalah batu bara, besi, bijih besi, timah dan biji timah, ada juga ikan dan hasil laut.

2. Dilarang menambah pekerja migran
Resolusi ini juga mencegah penambahan jumlah pekerja migran dari Korea Utara di luar negeri. Para pekerja migran juga menyumbang pendapatan Korea Utara.

3. Pelarangan investasi
Ada juga pelarangan kerjasama ekonomi dan pelarangan investasi terhadap perusahaan yang sudah kerjasama.

4. Bank Valuta Asing Korea Utara terkena blacklist
PBB juga memblacklist sembilan pejabat Korea Utara untuk masuk dalam daftar hitam, empat entitas dari Korea Utara ikut di blacklist. Dari empat entitas itu salah satunya termasuk bank valuta asing Korut.

Korea Utara masih bisa melakukan impor minyak dari luar negeri. Penghentian pasokan minyak bumi ke Korut ini memang diusulkan oleh AS, akan tetapi tidak termasuk dalam resolusi DK PBB yang disetujui. Bila disetujui, maka ekonomi Korea Utara akan hancur.

Amerika Serikat dikatakan telah menekan habis-habisan China untuk menyepakati sanksi terhadap Korut. Selama ini, China adalah mitra dagang Korut, 90 persen perdagangan Korut berhubungan dengan China. Meski akhirnya China telah sepakat dengan AS untuk memutuskan hubungan Korut.

Ini bukan dilakukan untuk memberi dampak buruk ke Korut, ucap Duta Besar China untuk PBB Liu Jieyi. Nantinya ada hukuman berat yang diikuti dengan pembicaraan tentang denuklirisasi di semenanjung Korea.

Dubes Rusia, Vasily Nebenzia, meyakinkan sanksi ini tidak akan bisa berakhir dalam dirinya sendiri, melainkan cuma alat untuk mengikat negara itu dalam pembicaraan yang konstruktif.
Diberdayakan oleh Blogger.