Header Ads

Ditemukan 2 Kuburan Massal Korban ISIS di Raqqa



Ditemukannya dua kuburan masal yang berisi puluhan jenazah warga sipil dan tentara Suriah di wilayah Raqqa. Jenzah yang ditemukan di kuburan massal itu diyakini dibunuh oleh kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Seperti yang dilaporkan, Sabtu (30/12), temuan kuburan massal itu didapat dari informasi yang didapat dari warga sekitar yang tinggal dekat Wawi, sebelah barat Raqqa dan perbatasan dengan wilayah Turki.

Masyarakat lokal mengatakan orang-orang yang dikuburkan di lokasi itu tewas usai dieksekusi oleh ISIS yang pernah menguasai wilayah Raqqa.

Karena besarnya wilayah yang menjadi lokasi dua kuburan massal itu, ucap seorang saksi dari Departemen Pertahanan Sipil Suriah.

Penggalian untuk mengevakuasi korban-korban yang ada di dalam kuburan massal itu masih berlangsung dan akan memakan waktu yang lama. Tidak dikatakan lebih jelas berapa jumlah jenazah yang ada di dalam kuburan massal itu.

Tidak diketahui sepcara pasti kapan orang-orang yang ada di dalam kuburan massal itu dibunuh ISIS. Akan tetapi diduga saat ISIS masih menguasai wilayah Raqqa bagian utara.

ISIS yang pernah mengaku kekhalifahan atas Suriah dan Irak tahun 2014, saat ini kehilangan seluruh wilayah yang pernah dikuasainya.

Mereka dipercaya harus bertanggung jawab atas kekejaman yang terjadi selama menduduki wilayah-wilayah di Suriah dan Irak, termasuk pembunuhan massal. Pada Desember 2014, tercatat sedikitnya ada 230 jenazah yang dieksekusi mati oleh ISIS yang ditemukan di dalam kuburan massal di Deir Ezzor, Suriah.

Sedangkan pada Juni 2015, ada sekitar 200 warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, Kobane, Aleppo, Suriah yang tewas di tangan ISIS.
Diberdayakan oleh Blogger.