Ketua Geng Motor Tewas Diamuk Massa
Ketua Geng Motor Tewas Diamuk Massa
Ketua geng motor di Kota Bekasi, Jawa Barat, tewas di tangan warga.
Ajay menjadi bulan-bulanan warga akibat motor yang dikendarainya dengan sengaja menyenggol dua pengemudi motor online yang tengah melintas di Jalan Ir H Juanda, Bekasi Timur, Rabu, 12 Juli dinihari.
Saat terjatuh, pelaku Ajay bersama geng motornya langsung menganiaya korban hingga babak belur. Komunitas ojek online yang ada di sekitar Bekasi tak tinggal diam.
Rasa solidaritas yang tinggi ditunjukkan mereka dengan melakukan sweeping. Hasilnya, para driver ojek online mendapatkan pelaku tengah memarkirkan kendaraan korban di sebuah minimarket di Lampung Kobak, Tambun.
Aksi main hakim sendiri pun tak bisa lagi dihindari. Tidak hanya babak belur, Ajay sang ketua geng motor tewas di tangan massa yang murka.
Tindakan serupa juga dilakukan oleh lima orang di jalan Tol Jagorawi. Tanpa alasan yang jelas, kakak beradik Laurens dan Edwin melakukan pengeroyokan pada ahli IT ITB Hermansyah.
Kepada polisi keduanya mengaku, hal itu dilakukan lantaran sang adik tidak terima korban memepet kakaknya dan sempat adu cekcok.
Tidak hanya pukulan yang diterima, salah satu pelaku bahkan menusuk tubuh korban beberapa kali dengan sebuah pisau dapur. Kini keduanya ditangkap dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya
Ajay menjadi bulan-bulanan warga akibat motor yang dikendarainya dengan sengaja menyenggol dua pengemudi motor online yang tengah melintas di Jalan Ir H Juanda, Bekasi Timur, Rabu, 12 Juli dinihari.
Saat terjatuh, pelaku Ajay bersama geng motornya langsung menganiaya korban hingga babak belur. Komunitas ojek online yang ada di sekitar Bekasi tak tinggal diam.
Rasa solidaritas yang tinggi ditunjukkan mereka dengan melakukan sweeping. Hasilnya, para driver ojek online mendapatkan pelaku tengah memarkirkan kendaraan korban di sebuah minimarket di Lampung Kobak, Tambun.
Aksi main hakim sendiri pun tak bisa lagi dihindari. Tidak hanya babak belur, Ajay sang ketua geng motor tewas di tangan massa yang murka.
Tindakan serupa juga dilakukan oleh lima orang di jalan Tol Jagorawi. Tanpa alasan yang jelas, kakak beradik Laurens dan Edwin melakukan pengeroyokan pada ahli IT ITB Hermansyah.
Kepada polisi keduanya mengaku, hal itu dilakukan lantaran sang adik tidak terima korban memepet kakaknya dan sempat adu cekcok.
Tidak hanya pukulan yang diterima, salah satu pelaku bahkan menusuk tubuh korban beberapa kali dengan sebuah pisau dapur. Kini keduanya ditangkap dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya

Post a Comment