Header Ads

Minum Anggur dan Soju, Kim Jong Un Tertawai Diri Sendiri



Sambil meminum anggur dan soju, pemimpin negeri komunis Kim Jong Un, menertawai citra dirinya sendiri yang terbentuk di luar negeri.

Kim juga menunjukkan sikap yang santai di tengah makan malam bersama delegasi Korea selatan yang berkunjung ke Pyongyang pada awal minggu ini.

Sejumlah anggota delegasi Korea Selatan mengatakan bahwa suasana pada malam itu sangat santai. Setelah menyantap mie dingin bersama delegasi Korsel dan Kim berbincang santai.

Dalam perbincangan tersebut, Kim berulang kali membahas julukan Little rocket Man yang diucapkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Kim sangat mengetahui semua ocehan dan ejekan terhadap dirinya. Akan tetapi dia menanggapinya dengan sangat santai, tertawa sambil meneggak minuman keras.

Botol-botol minuman keras terus berdatangan, ucap salah satu pejabat pemerintah yang ikut dalam makan malam.

Setelah beberapa saat, Kim Jong Un dengan santai mengangkat sejumlah hal sensitif, termasuk kelanjutan latihan militer bersama Amerika Serikat dan Korea Selatan setelah Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang, ajang olimpiade yang dianggap merekatkan kembali hubungan Korsel dan Korut.

Saat itulah kami mengetahui semua upaya yang diambil Pyongyang dan Seoul di bawah pemerintahan Moon Jae In mulai mendapatkan hasil, ucap salah satu pejabat Korea Selatan.

Hingga akhirnya, Kim menyatakan untuk menghentikan program senjata nuklir Korut dan ingin bertemu dengan Donald Trump pada Mei nanti, ini akan menjadi salah satu sejarah jika benar-benar terjadi.

Hal itu diungkapkan saat Kepala Kantor Keamanan Nasional Korea Selatan, Chung Eui Yong selaku pemimpin delegasi melaporkan hasil pertemuan itu ke Donald Trump di Gedung Putih.

Saya mengatakan kepada Presiden AS Donald Trump dalam pertemuan kami, pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, mengatakan dia berkomitmen terhadap denuklirisasi. Kim berjanji bahwa Korea Utara akan menahan diri dari uji coba nuklir atau senjata rudal, ucap Chung.

Melanjutkan ucapannya, Chung menambahkan, Dia memahami bahwa latihan militer bersama antara Korea Selatan dan Amerika Serikat harus terus dilanjutkan dan dia menyampaikan keinginannya untuk bertemu dengan Presiden Trump secepatnya.
Diberdayakan oleh Blogger.