Header Ads

Dikritik Karena Bertemu dengan Pejabat Intelijen Rusia, Ini Alasan Pejabat Intelijen CIA


Dikritik Karena Bertemu dengan Pejabat Intelijen Rusia, Ini Alasan Pejabat Intelijen CIA

Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA), Mike Pompeo, membela diri usai bertemu dengan pejabat intelijen Rusia yang terungkap ke publik. Pompeo mengatakan pertemuan yang digelar di markas CIA minggu lalu itu bertujuan untuk menjaga warga Amerika Serikat tetap aman.

Pada minggu ini, berbagai media AS, melaporkan pertemuan Pompeo dengan Direktur Dinas Intelijen Asing Rusia (SVR), Sergey Naryshkin. Pertemuan itu dilaporkan berlangsung di markas CIA di LAngley Virginia.

Sosok Sergey Nryshkin dianggap kontroversial karena di tahun 2014, dia dijatuhi hukuman oleh otoritas AS di bawah kepemimpinan Presiden Barack Obama karena aksi Rusia mencaplok Crimea di Ukrania. Pertemuan antara CIA dan SVR itu terungkap dari keterangan Duta Besar AS untuk Rusia, Jon Huntsman dan Duta Besar Rusia untuk AS, Anatoly Antonov serta laporan dari media lokal Rusia.

Seorang pejabat intelijen AS menuduh Rusia sengaja membocorkan pertemuan Naryshkin dengan Pompeo itu untuk memancing keributan di politik AS. Diketahui bahwa AS sedang disibukan oleh penyelidikan dugaan kolusi dan intervensi Rusia dalam pilpres AS 2016.

Pejabat AS dari Partai Demokrat, Chuck Schumer secara terang-terangan mengkritik pertemuan Pompeo dan Naryshkin. Pada 31 Januari, Schumer mengeluarkan surat ke Direktur Intelijen Nasional AS dan Coats yang isinya menanyakan kenapa pejabat intelijen AS bertemu dengan intelijen Rusia.

Kami secara berkala bertemu dengan pejabat intelijen Rusia untuk alasan yang sama seperti senior kami, untuk menjaga warga Amerika tetap aman, jawab Pompeo dalam surat Schummer itu.

Dalam alasannya, Pompeo menyatakan tidak ada yang tidak baik soal pertemuan itu. Kami membahas kepentingan AS dan Rusia, ujar Pompeo. Kami berjuang untuk membela Amerika dalam pertemuan semacan ini, ungkapnya.

Jawaban dari Pompeo tidak memuaskan Schummer yang bertanya sebagai seorang Ketua Minoritas Senat AS. Surat ini tidak menanggapi satupun pertanyaan yang diajukan soal pertemuan ini, ucap juru bicara Schummer, Matt House.

Pertanyaan lain yang diajukan Schumer dalam suratnya adalah bagaimana Naryshkin bisa masuk ke dalam wilayah Amerika Serikat, padahal dia masih berada di bawah sanksi yang melarangnya masuk ke Amerika Serikat.
Diberdayakan oleh Blogger.