Header Ads

Hari Ini Gabungan Ormas Batal Demo Tutup Alexis


Hari Ini Gabungan Ormas Batal Demo Tutup Alexis

Sejumlah ormas yang bergabung dalam Forum Masyarakat Jakarta Utara (Formaju) memutuskan untuk menunda aksi unjuk rasa di depan Hotel Alexis, Pademangan, Jakarta Utara.

Ketua Formaju Muhammad Yusuf menyatakan keputusan menunda aksi demo itu setelah dilakukan rapat internal yang juga dihadiri oleh Kapolres Jakarta Utara Komisaris Besar Dwiyono, Rabu (18/10).

Setelah kami melakukan rapat internal yang dihadiri Pak Kapolres, kami semua setuju untuk menunda aksi unjuk rasa di depan Alexis hari ini, ujarnya.

Rencananya aksi unjuk rasa itu dilakukan hari ini dan diikuti sekitar 60 organisasi masyarakat. Formaju juga mengklaim aksi unjuk rasa ini akan diikuti oleh 1000 orang.

Menutup sebuah Alexis itu hanya bagian terkecil saja, Kalijodo yang besar saja bisa ditutup, ucapnya.

Tuntutan untuk menutup Hotel Alexis Sebagai Sarang Prostitusi. Awalnya mereka berencana untuk secara simbolis menyegel tempat hiburan malam tersebut. Mobil dengan sistem pengeras suara dan spanduk tuntutan juga sudah disiapkan.

Saat ini, setelah semuanya ditunda, Yusuf menjelaskan pihaknya belum bisa memastikan kapan untuk melanjutkan unjuk rasa dengan tuntutan menutup Alexis.

Belum diketahui, ada yang bilang bulan depan, tiga bulan lagi, ada juga yang bilang besok. Masih dalam diskusi, ucap Yusuf.

Menurut Yusuf, asalan pihaknya menunda demo yang digelar hari ini adalah untuk menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar wilayah hotel itu.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan pesan untuk orang terdekat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, untuk mengingatkan Anies soal janji yang pernah diucapkan saat kampanye untuk menutup Alexis.

Sebelumnya, Yusuf juga mengatakan saat ini Formaju sudah melakukan aksi unjuk rasa menuntut penutupan Alexis pada Minggu (15/10). Aksi itu diikuti sekitar 90 orang dan berakhir ricuh.
Diberdayakan oleh Blogger.