Header Ads

Reklame La Nyalla Bersama dengan Prabowo, Cagub Jatim dari Gerindra


http://www.mastercasino88.net/mastercasino88/index.jsp

 Reklame La Nyalla Bersama dengan Prabowo, Cagub Jatim dari Gerindra

Saat ini Partai Gerindra belum menentukan siapa calon gubernur Jatim. Akan tetapi, mantan Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti memasang reklame yang bergambar dirinya bersama dengan Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Reklame yang terdapat gambar Partai Gerindra itu berada di empat Cungking, Banyuwangi itu langsung menarik perhatian. Karena dia baru saja mundur dari penjaringan calon gubernur Jatim dari Partai Demokrat.

Isi papan reklame itu juga tertulis Mengatasi Kemiskinan Membangun Jawa Timur Berkeadilan Sosial. Tidak lupa juga, di bawah tulisan itu terdapat #LaNyallaJatim1. La Nyalla saat itu dikonfirmasi mengakui jika papan reklame itu sudah disebar di beberapa daerah, salah satunya Banyuwangi.

 Bahkan ketika bertemu dengan Prabowo di Hambalang, dia mengaku sudah mendapatkan izin dari Prabowo mengenai pemasangan fotonya.

Pasang saja (ucap Prabowo), kamu kan kader Gerindra, ucap La Nyalla.

Prabowo juga meminta kepada saya untuk keliling Jawa Timur untuk bertemu masyarakat.

Saat itu saya diperintahkan turun terus ke lapangan untuk meningkatkan elektabilitas, ucap Ketua Kadin Jatim ini.

Meski Partai Gerindra belum menentukan siapa yang akan dicalonkan menjadi gubernur dan wakil gubernur Jatim. Tapi Gerindra Jatim sudah mencatatkan 4 nama ke DPP. Mereka adalah Khofifah Indra Parawansa, Saifullah Yusuf, M Nuh dan La Nyalla Mattalitti.

Bisa saja tidak mengusulkan nama calon yang tidak dicantumkan. Kan kami tidak membuka pendaftaran dan penjaringan. Nama-nama tersebut kami usulkan ke ketua dewan pembina, ujar Sekretaris Gerindra Jatim Anwar Sadad.

Sadad meminta kepada seluruh kader bersabar untuk menunggu calon yang akan diusulkan Gerindra. Menurutnya, keputusan calon yang akan diusung bisa saja turun di saat-saat hari terakhir pendaftaran di KPU.

Karena ketua dewan punya hak yang besar dalam menentukan calon gubernur. Bandingkan dengan pilkada DKI, H-1 tiba-tiba muncul nama Anis Baswedan. Apalagi Jawa Timur ini provinsi strategis. Kalau melihat kegentingannya seperti DKI dulu, bisa saja injury time baru diputuskan, sambungnya.
Diberdayakan oleh Blogger.