Header Ads

Balon Udara dan Kepadatan Jalur Udara Jawa Nomor 5 di Dunia



AirNav menerima 33 laporan dari para Pilot karena adanya balon udara di langit Jawa Tengah. Balon-balon tersebut dikhawatirkan akan menggangu perjalanan penerbangan.

Apa lagi, lalu lintas udara di wilayah Jawa termasuk yang sangat padat. AirNav juga mencatat kepadatannya nomor lima di dunia.

Pulau jaga sendiri merupakan lintas padat lalu lintas penerbangan, baik domestik atau Internasional Lintasan nomor lima di dunia, ucap Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono.

Penerbangan internasional dari Asia Timur atau Asia Tenggara  yang menuju ke Australia dan sebaliknya, pasti melalui atas pulau Jawa. Penerbangan domestik dari wilayah Sumatera, jakarta dan penerbangan internasional yang mendapat di Jawa dan Bali terancam balon udara, sambungnya.

Menurut Wisnu, penerbangan balon udara bukan dilarang. Hanya saja peluncurannya harus diketahui dengan baik. Agar tradisi masyarakat tidak mengancam keselamatan penerbangan. Tradisi Masyarakat adalah ekspresi kreativitas dan kearifan loka yang perlu dilestarikan. Jangan sampai mengancam keselamatan penerbangan, ucap Wisnu.

Sejak mendapatkan laporan pertama pada 25 Juni, sekarang sudah ada 33 laporan yang masuk ke AirNav karena balon udara di langit Jawa Tengah. Laporan itu disampaikan langsung oleh pilot.

Kami terima semua laporan dari pilot. Semuanya, malahan ini ada helikopter di Solo melapor juga. Laporan pada ketinggian 3.000. Itu ada di daerah Ponorogo, ungkapnya.

AirNav juga menerima 9 laporan pada 25 Juni, 11 laporan pada 26 Juni, dan 13 laporan pada 27 Juni. Ketinggian yang dilaporkan dari 3.000 sampai 40.000 kaki.
Diberdayakan oleh Blogger.