Header Ads

PENCARIAN KAPAL TENGGELAM DI DANAU TOBA KEMBALI DIPERPANJANG

PENCARIAN KAPAL TENGGELAM DI DANAU TOBA KEMBALI DIPERPANJANG


Basarnas kembali memperpanjang waktu pencarian korban penumpang dan bangkai Km Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba Sumatera Utara pada seni 18 Juni 2018.

Operasi diperpanjang hingga sabtu 30 Juni mendatang, pada pencarian hari ke-11 hujan deras sempat melanda kawasan perairan Danau Toba mulai oukul 06.00 Wib, Cuaca buruk itu membuat tim SAR gabungan harus memulai operasi pukul 08.00 Wib.

Tim SAR Gabungan masih menggunakan alat Remotely Operated Wehicle dan Pukat harimau pada pencarian hari ini. 

Sejumlah cara sudah dipakai tim SAR gabungan untuk menemukan dam mengangkat bangkai KM Sinar Bangun yang diduga berada dikedalaman 490 meter, penggunaan ROV dan pukat harimau di harapkan dapat membuah kan hasil.

Sementara pencarian korban terus dilakukan di permukaan danau. Tim SAR gabungan menggunakan perahu karet untuk penyisiran. Sementara 3 unit helikopter, milik Basarnas, Polri, dan dari Kabupaten Simalungun, dikerahkan untuk menyisir dan memantau lokasi pencarian dari udara.

Sekitar 300 personel diterjunkan pada proses pencarian hari ini. Sebagian untuk mengoperasian pukat harimau.Seperti diberitakan, KM Sinar Bangun tenggelam dalam pelayaran dari Simanindo, Samosir, menuju Tigaras, Simalungun,Senin 18 sore. Kapal itu diperkirakan membawa sekitat 200 penumpang dan puluhan sepeda motor.

Sesuai data dari Basarnas, 24 orang telah ditemukan. Sebanyak 21 orang dinyatakan selamat, sedangkan 3 penumpang ditemukan meninggal dunia. Sementara 164 orang lainnya masih hilang. 

Diberdayakan oleh Blogger.